Kasus Sekar
Contoh Kasus

Kasus Sekar

06 Oct 2025


Cover

Sekar adalah mahasiswi semester 7 Program Studi Sosiologi di sebuah universitas negeri di Jawa Tengah. Usianya 22 tahun, perempuan, belum menikah, dan tinggal di kos sendirian. Ia dirujuk oleh dosen pembimbing skripsinya untuk mengikuti konseling setelah menunjukkan gejala penurunan semangat belajar selama sekitar dua bulan terakhir. 

Sekar juga mulai kehilangan motivasi kuliah, sulit berkonsentrasi, susah tidur, mudah lelah, dan mulai menarik diri dari teman-temennya. Ia beberapa kali tidak masuk kuliah tanpa keterangan, termasuk absen saat bimbingan skripsi, dan ini membuat dosennya khawatir terhadap Sekar. 

Setelah diajak berbicara oleh dosen pembimbing skripsinya, Sekar bercerita bahwa ketika ia gagal dalam seleksi magang di sebuah lembaga internasional yang menjadi impiannya ia mulai tidak bersemangat melanjutkan kuliahnya. Sebagai gantinya, ia ditempatkan magang di lembaga swasta kecil di luar kota yang menurutnya tidak sesuai dengan rencana kariernya. Ia merasa kecewa, malu, dan minder dibandingkan teman-temennya yang mendapatkan tempat magang "prestisius". 

Sekar bercerita bahwa kedua orang tuanya masih hidup dan tinggal di kota asalnya. Ia memiliki kakak laki-laki yang sudah menikah dan sering dianggap sebagai kebanggaan keluarga. Sekar mengaku sejak kecil merasa kurang diperhatikan dan sering dibanding-bandingkan dengan kakaknya. Hal ini membuatnya sensitif terhadap kritik dan mudah merasa tidak cukup.

Sekar juga mengatakan bahwa ia jarang pulang ke rumah dan jarang berkomunikasi dengan keluarganya karena hubungan keluarganya terasa sangat kaku dan kurang hangat. Ia tidak memiliki banyak teman dekat di kampus, hanya satu teman kos yang ia percaya, seorang mahasiswi dari jurusan lain yang selalu mendengarkan tanpa menghakimi. Ini adalah pertama kalinya Sekar akan mengikuti sesi konseling, dan ia belum pernah mendapatkan bantuan psikologis sebelumnya. 


~Kasus yang disajikan dalam materi ini merupakan ilustrasi fiktif yang disusun semata-mata untuk tujuan pembelajaran. Segala kesamaan dengan individu atau peristiwa nyata adalah kebetulan belaka.~


Narasi Konseptualisasi Kasus Sekar

Tinggalkan Komentar