Pencatatan pikiran merupakan salah satu alat yang biasa dipakai dalam terapi menggunakan pendekatan CBT. Berikut ini merupakan contoh singkat bentuk latihan bagi konseli untuk mengenali pikiran yang muncul secara otomatis, terutama ketika menghadapi situasi yang menimbulkan emosi tertentu. Melalui pencatatan ini, konseli dapat lebih mudah memahami hubungan antara pikiran, perasaan, dan perilaku yang ditunjukkan sehari-hari.
Worksheet pencatatan pikiran berikut dapat diduduh dalam bentuk tabel sederhana agar mudah diisi. Latihan ini bisa dikerjakan konseli di luar ruang konseling juga, mengingat pekerjaan rumah masih menjadi bagian dari terapi berbasis pendekatan CBT. Latihan ini untuk mengenali pikiran otomatis, menguji kebenarannya, serta melatih diri menggantinya dengan pikiran alternatif yang lebih adaptif. Dengan cara ini, konseli belajar mengelola emosi secara lebih sehat dan mengembangkan keterampilan berpikir yang lebih rasional.