Konsep Dasar CBT: Pikiran Negatif Otomatis (Automatic Negative Thought)
Teori Dasar CBT

Konsep Dasar CBT: Pikiran Negatif Otomatis (Automatic Negative Thought)

23 Sep 2025


Cover

Pikiran otomatis (automatic thoughts) adalah konsep kunci yang sangat penting dalam terapi kognitif atau CBT. Pikiran otomatis ini muncul secara spontan, cepat, dan sering kali tanpa kita sadari. Kita tidak memilih untuk memikirkannya, tetapi pikiran itu langsung hadir sebagai respon terhadap suatu situasi. Pikiran otomatis menjadi penting dalam memahami gangguan psikologis karena pikiran ini sering kali terdistorsi, ekstrem, atau tidak akurat. Meskipun pikiran ini tidak disadari, tetapi emosi yang muncul karena pikiran ini dapat disadari misalnya, kecemasan, kesedihan, atau kemaharan. 

Contoh sederhananya, ketika mendapat kritik, seseorang mungkin langsung berpikir, “Aku memang tidak berguna.” Pikiran itu muncul seketika, tanpa melalui pertimbangan panjang, dan biasanya bernada negatif.  

Ciri-ciri automatic thoughts antara lain:

o   Spontan dan cepat, muncul begitu saja tanpa direncanakan.

o   Tidak disadari penuh, sering kali terjadi di bawah radar kesadaran kita.

o   Konkret dan spesifik, biasanya berupa kalimat singkat, seperti “Saya gagal,” atau “Mereka tidak suka saya.” 

o   Bernada negatif, ada kecenderungan pesimis, merendahkan diri, atau penuh kekhawatiran. 

o   Mempengaruhi emosi dan perilaku, meski hanya pikiran sekejap, dampaknya bisa besar terhadap perasaan dan tindakan. 

Pikiran otomatis bertindak sebagai jembatan antara sebuah peristiwa dan respon emosional serta perilaku. Contoh dalam kasus seorang bernama Wulan, mahasiswi semester 7 yang menunda mengerjakan proposal skripsi. Awalnya Wulan membuat alasan yang terdengar logis: “Saya terlalu sibuk organisasi,” atau “Saya sedang mencari judul yang bagus.” Namun dibalik alasan itu, ada pikiran otomatis yang jauh lebih mendalam dan tidak disadari. Dalam sesi konseling, Wulan dibantu konselor untuk mengidentifikasi pikran-pikiran yang sebenarnya menghalanginya, yaitu: “Saya takut tidak bisa menjawab pertanyaan dosen penguji nanti,” dan “Pasti banyak teman yang lebih siap dengan judul yang bagus karena mereka lebih pintar dari saya.” Pikiran-pikiran ini adalah pikiran otomatis yang langsung memicu ketakutan dan menghalangi Wulan untuk mengambil tindakan.  

Meskipun tampak kecil dan sepele, automatic thoughts adalah komponen penting untuk mengungkap keyakinan inti (core beliefs) atau skema yang lebih dalam, yaitu keyakinan mendasar yang lebih luas. Dengan kata lain, pikiran otomatis bisa menjadi pintu masuk untuk memahami pola pikir yang lebih mendalam dan akar permasalahan psikologis seseorang.


Tinggalkan Komentar